Kasih itu rentan
Kebahagiaan : The Choice Is Yours
Kebahagiaan tidak tergantung pada hal-hal luar, tapi pada cara kita melihatnya.
Lonely Planet Ebook
My friends mention this in plurk.com and it is huge and free!! OMG. I am not the site owner. Although these are not the latest edition but it is more than enough.
You may download them free here : http://ebooks.askmatador.com/lonely_planet/
So where we will go with these books? :-)
Krisis Keuangan Dunia
The Crisis of Credit Visualized from Jonathan Jarvis on Vimeo.
Cara Makan Dim Sum
Ternyata ada beberapa hal menarik yang saya baru ketahui tentang Yum Cha ini. Yum Cha sendiri berarti : minum teh. Suatu budaya yang tumbuh di China. Mungkin agak berbeda dengan kebanyakan orang Indonesia terutama saya :-) yang mengartikan ke Dim Sum itu adalah aneka makanan yang bisa pilih-pilih sendiri dan disediakan dalam bakul mini. Ternyata artinya minum teh.
Berikut beberapa hal yang saya pelajari (baru tahu) ketika itu :
- Dim Sum bukanlah makanan berat (utama) tapi asal muasalnya adalah snack yang menemani minum teh. Jadi sebenarnya agak lucu saja jika di Indonesia kita pergi makan Dim Sum tapi malah tidak memesan teh, tapi memesan Ice Lemon Tea misalnya. Atau bertujuan makan siang (sepuasnya) pergi ke tempat Dim Sum
- Biasanya saya menggunakan plate (piring) untuk meletakan kuliner yang saya pilih dan mangkok untuk yang bersifat 'nasi'. Ternyata SALAH! Saya diberitahu :-) Kalau plate (piring) bukan tempat menaruh makanan, tetapi tempat meletakkan sisa makanan, misalnya limbah ceker dan lain-lain. Tempat makanan adalah MANGKOK! (Berarti selama ini cara saya salah). Kalau mangkoknya sudah kotor bisa minta diganti.
Tukang Sate Sepeda
Tiba-tiba mobil ini terpaksa harus di rem. Sepeda yang berjalan didepan tiba-tiba melambat di jalan yang sempit ini.
Oh ternyata seseorang yang berjualan satenya dengan sepeda, dengan lonceng kecil ditangannya, turun menuntun sepedanya. Kenapa ya? Hujan semakin deras, hanya dengan sweater ia berjalan lambat.
Oh saya mengerti ini jalanan menurun yang cukup terjal dan di depan ada tanjakan yang curam. Dengan hujan sebegini deras tentu sepeda ontelnya sangat rawan untuk slip dan mengerem di turunan ini.
Saya bertanya-tanya di dalam hati. Sudah jam setengah 9 malam, dan orang ini berjalan perlahan mencari nafkahnya ditengah hujan deras berjualan sate, saya hanya bisa menatapnya dari balik gerakan wiper kaca depan mobil sedan ini.
Bukankah arangnya bisa basah karena hujan. Bukankah daerah sekitar sini memang jarang pembeli. Cukupkah untuknya hari ini? Tukang sate bersepeda yang kuyup ini menuntun sepedanya perlahan menuruni jalan menurun yang licin itu demi menafkahi hidupnya dengan bekerja. Ironi memang jika dibanding dengan pengemis jalanan yang berpenghasilan bersih Rp 20rb-50rb/hari tanpa bekerja apa-apa.
Cukupkah untuknya hari ini?
(berpikir untuk membeli satenya dipinggir jalan….. namun tidak jadi karena bagaimana mungkin ia bisa membakar satenya….)
(berpikir untuk menitipkan padanya sedikit uang … namun tidak jadi… karena kuatir seolah tidak menghargai dirinya sebagai org yang berusaha … bukan org yang dikasihani)
Saya hanya bisa mengingat betapa Tuhan memelihara bunga di padang, burung pipit di udara, apalagi manusia ciptaanNya. Bersyukurlah.
Indosat jadi korban Bakrie Tel dalam kasus SLI 009
Belakangan ini sering kita baca berita bahwa Indosat menghalang-halangi interkonesi SLI009 dari Bakrie Tel.
Sepertinya terjadi perang media. Bakrie menyatakan Indosat mempersulit ijin, sedang Indosat mengatakan sekarang masih terjadi B2B negosiasi dan bertanya mengapa sudah ada yang melakukan press release yang mengarah untuk mempengaruhi negosiasi. Apalagi KPPU sudah sudah mulai dibawa-bawa.
Tetapi seingat saya memang Bakrie Tel kerap melakukan siaran pers bahwa dirinya mengalami sulit interkoneksi sejak Esia mulai berdiri.
Jadi seharusnya Indosat tidak bingung, kalau belajar dari kasus-kasus yang lalu pakemnya selalu sama. Akan banyak siaran siaran pers, atau pernyataan publik, bahkan ketika negosiasi masih berlangsung.
News Source : http://www.detikinet.com/read/2009/06/02/154831/1141512/328/indosat-merasa-jadi-korban-kasus-interkoneksi-sli
Kirim ke Inggris ya Bu
Pagi ini saya bertanya :
“Bu saya minta nomor tracking dokumen invoice kita kirim ke Inggris”
“Oh sebentar ya Pak saya coba nelpon Tiki”
Serasa tak percaya saya bertanya lagi :
“Bu, bukannya kemarin itu saya minta dikirimkan pake Fedex atau DHL? supaya cepet? trus ada tracking numbernya jadi kita ga perlu nelpon2 segala.”
“Iya Pak, saya minta Tiki jemput untuk nanti kan kirim via Fedex, kan bisa begitu Pak…”
Arrgggggggggghhhhhhh.
Ternyata memang benar dokumen itu dikirim via Tiki… bukan Fedex…… yang dikiranya kalau kirim pake Fedex bisa suruh Tiki yang jemput…..
Arrrrrghhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.
Mengapa HTS
Hubungan Tanpa Status. Baiklah hal ini tentu hubungan antara pria dan wanita konteksnya (hubungan lawan jenis –red).
HTS itu sebenarnya terjadi akibat perpaduan 2 hal :
- Ketidakberanian untuk sebuah komitmen karena masih ingin bebas (tidak terikat), tidak tertuntut, kuatir tidak mampu untuk sebuah tanggungjawab, tidak ingin kehilangan hal-hal menyenangkan lainnya tentang dirinya sendiri. (selfish ya..) ……………versus……….
- Kebutuhan untuk share with someone.
Kalau kalau pria cenderung untuk nomor 1&2 kali ya…. kalau wanita cenderung karena nomor 2.
Namun sebenarnya pertanyaan yang lebih baik & challenging adalah : Mengapa tidak harus HTS?
(tertulis krn tergelitik melihat trend HTS yg menjamur sebagai bentuk pelarian sekaligus denial)

